Showing posts with label Blackout 505. Show all posts
Showing posts with label Blackout 505. Show all posts

Wednesday, 19 June 2013

SERUAN TURUN Hishamudin: RAKYAT TIDAK ADA PILIHAN - PILIHAN RAYA TIPU

Rabu, 19 Jun 2013
azlan
RAKYAT TIDAK ADA PILIHAN
PILIHAN RAYA TIPU
RAKYAT PILIH
JALAN RAYA
semua siap sedia
semua siap siaga
semua menunngu detik dan masa
semua mahu mebuat sejarah
Ulama gesa rakyat bangkit tuntut hak, cegah penipuan PRU
KUALA LUMPUR 18 JUN: PENGERUSI SEKRETARIAT HIMPUNAN ULAMA RANTAU ASIA (SHURA), USTAZ ABDUL GHANI SHAMSUDIN BERKATA, UMAT ISLAM TIDAK BOLEH MEMBIARKAN PENIPUAN TANPA SEBARANG USAHA MENCEGAH, TERUTAMANYA MELIBATKAN SISTEM PILIHAN RAYA YANG PINCANG.
RAKYAT SARAWAK, SABAH DISERU HADIR HIMPUNAN 22 JUN »
KUALA LUMPUR 19 JUN: Rakyat Sarawak dan Sabah yang menetap di Lembah Kelang diseru hadir beramai-ramai bagi membantah penipuan Suruhanjaya…
Wakil rakyat menang wajib turun – Pengerusi Sekretariat Black 505
“Saya bertemu dengan ramai orang dan mereka berkata mahu melihat wakil rakyat Pakatan yang menang mengetuai penentangan penipuan pilihan raya. Wakil rakyat yang menang tidak boleh berdiam diri. Kalau mereka…
Jun 19 2013 / Keadilan Daily / Read More »
PAKATAN: HIMPUNAN BLACK 505 TETAP DI PADANG MERBOK »
Johari
“Setelah saya tinjau Padang Merbok, tidak ada sebarang kerja-kerja lapangan (naik taraf) seperti kata DBKL sebelum ini. Jadi tidak ada
1,500 AMK WILAYAH JADI SUKARELAWAN BLACK 505 »
logo-amk
"Kami menyeru semua Pacaba (Ejen Undi, Kiraan & Barong) dan sukarelawan Pakatan Rakyat di Wilayah Persekutuan sama-sama hadir ke Padang…
Jun 19 2013 / Keadilan Daily / Read More »
SEKALI LAGI 
KITA TURUN
KALI INI SAMPAI SPR  LETAK JAWATAN

DICATAT OLEH TUKAR TIUB PADA 9:00:00 PTG
Read More

Tuesday, 18 June 2013

“Kami minta komisi pemilihan umum Malaysia mundur dan bertanggungjawab atas kecurangan ini,” - Lapor Akhbar TEMPO

Selasa, 18 Jun 2013
TEMPO.CO
Anwar Ibrahim Pastikan Gelar Demo Besar - Tempo
Pemimpin oposisi Malaysia, Pakatan Rakyat, Anwar Ibrahim, akan menggelar demo besar pada 22 Jun 2013, menolak pemilihan umum yang dianggap penuh kecurangan. Rencananya demo besar itu akan dipusatkan di Padang Merbuk, Kuala Lumpur.

“Kami minta komisi pemilihan umum Malaysia mundur dan bertanggungjawab atas kecurangan ini,” kata Anwar saat menemui wartawan di Hotel Crown Plaza, Jakarta Selatan, Ahad, 16 Juni 2013.

Anwar mengaku pihak oposisi sudah pernah mengajukan keberatan serupa ke KPU Malaysia. Namun dia mengaku KPU menanggapi dengan arogan dengan mengatakan partai oposisi tak punya hak menggugat hasil pemilu.

Namun upaya demo besar tanggal 22 Juni mendatang, diakui Anwar mendapat halangan. Sekitar 15 pemuda kader Anwar ditangkap oleh polisi Malaysia, Sabtu, 15 Juni 2013, karena menyebarkan pamflet ajakan demo masal. “Ini tidak ada semangat bawa perubahan demokrasi,” kata Anwar.

Meski begitu, dia melanjutkan, tak akan membatalkan rencana demo besar tanggal 22 Juni mendatang. Anwar pun berjanji demo besar nanti partai oposisi tidak akan berujung aksi anarki. “Kami sudah nyatakan demo kami damai.”
TEMPO.CO
TEMPO.CO - Topik
SELASA,18 JUNI 2013
Internasional-Malaysia
Di Jakarta, Anwar Ibrahim Cerita Kecurangan Pemilu 
MINGGU, 16 JUNI 2013 | 15:29 WIB




TEMPO.CO, Jakarta - Pemimpin oposisi Malaysia, Anwar Ibrahim, bertandang ke Indonesia. Dalam kunjungannya di Jakarta, Anwar mengundang sejumlah media di Hotel Crown, Ahad, 16 Juni 2013, untuk berbincang soal kecurangan pemilihan umum di Malaysia yang diselenggarakan April lalu.

Anwar menceritakan "serangan" partai koalisi pro-pemerintah, Barisan Nasional, yang digawangi Partai UMNO, terhadap kelompok oposisi, Pakatan Rakyat. Saat masa kampanye, kata Anwar, partai oposisi diserang melalui media massa yang dia klaim sudah dibeli oleh partai penguasa. "Selama 24 jam kami diserang melalui siaran di televisi, isu-isu diembuskan," kata Anwar.

Contohnya, menurut Anwar, adanya isu jika Anwar Ibrahim terpilih sebagai perdana menteri, ia akan mengkristenkan Malaysia. "Bagi masyarakat yang tahu isu itu bakal ketawa, tapi masyarakat yang di pedalaman banyak yang termakan, mungkin mereka khawatir," ujarnya.

Lantaran partai penguasa menguasai media massa, kata Anwar, partai oposisi tak punya sarana kampanye. Satu-satunya cara kampanye dengan menyebar pamflet. Namun upaya ini sering kali menuai petaka. Beberapa kader Anwar ditangkap polisi saat menyebarkan pamflet tanpa tuduhan jelas. "Setidaknya ada 25-30 anak muda kami ditangkap," kata Anwar.

Kecurangan berlanjut hingga pemilihan umum tiba. Anwar mengaku menemukan praktek politik uang saat pemilihan umum berlangsung. Dia menemukan sejumlah masyarakat mendapat duit 500 ringgit. Dia juga menuding Komisi Pemilihan Umum Malaysia tak netral sebab terlalu membela partai penguasa. Dia menyebut KPU Malaysia tak profesional. Sebagai contoh, tak ada pengawasan yang jelas saat pemilihan dan penghitungan suara dilakukan, sehingga rawan terjadi kecurangan.

Bahkan Anwar menyebutkan bahwa tinta tanda peserta pemilu dipalsukan KPU Malaysia. Tinta yang seharusnya permanen diganti menjadi tinta biasa yang mudah dihapus. "Bahkan lucunya di tengah pemilu ada yang mati lampu, ini, kan, rentan kecurangan," katanya.

Akibat kecurangan itu, partai penguasa dinyatakan menang. Sementara data yang Anwar punya menyatakan partai oposisinya menang lebih dari 50 persen. Anwar dan partai oposisi berjanji tetap kukuh mempertanyakan pemilihan umum Malaysia. Dia meminta lembaga pengawas pemilu Malaysia untuk mengusut dugaan kecurangan ini. Termasuk meminta pejabat KPU Malaysia untuk lengser dan bertanggung jawab. Berita internasional tentang Malaysia lainnya klik di sini.
INDRA WIJAYA
TEMPO.CO
TEMPO.CO - Topik

Di Jakarta, Anwar Ibrahim Cerita Kecurangan Pemilu  

"Selama 24 jam kami diserang melalui siaran di televisi, isu-isu diembuskan," kata Anwar.


Hina Raja Malaysia di Facebook, Wanita ini Ditahan  
Tersangka didakwa dengan kasus pencemaran nama baik.


PM Malaysia Batal Hadiri Konferensi di Makassar
Ada 60 delegasi dari 18 negara yang hadir dalam konferensi ini.


Ratusan Ribu Oposan Marah di Selangor  
Ratusan ribu oposan berdemonstrasi di Selangor. Mereka menolak
hasil pemilu ke-13.


Mahathir Muhammad: Saya Bukan 'Godfather'  
"Saya tak menganggap diri saya pendekar yang turun dari gunung."


Ratusan Ribu Oposan Marah di Selangor  
Ratusan ribu oposan berdemonstrasi di Selangor. Mereka menolak
hasil pemilu ke-13.


Najib Razak Diramal Mundur Akhir Tahun Ini  
Kinerja pemilu terburuk yang pernah terjadi setelah partainya berkuasa selama 56 tahun menjadi pemicunya.


Warga Malaysia Ajukan Petisi Kecurangan Pemilu  
Mereka pun bersuara lantang di dunia virtual dengan mengajukan petisi melalui Change.org.
Read More

Sunday, 16 June 2013

Lokasi Blackout 505 Padang Merbok KL - Pesan Ulamak & Panduan Pengguna LRT @ Komuter KTMB

Isnin, 17 Jun 2013
Sediakan Payung Sebelum Hujan...


Malam Ini........
NGO Anjur Jelajah Countdown, Flash Mob Besar-besaran Sebelum #Blackout505
17 Jun - Padang Awam, Halaman Meru Permai, Meru Raya 
 

PESAN ULAMAK
"Tok Guru Nik Abdul Aziz Nik Mat semasa muda, dialah yang bawa PA system dan pasang PA system, dialah jadi pengerusi majlis, dialah jadi penceramah, dialah driver ke tempat ceramah dalam suatu ceramah, masa nak balik, najis diletakkan di pintu kereta. Inilah pengorbanan pejuang-pejuang agama Allah dulu untuk memartabatkan Islam sehingga PAS zaman sekarang semakin berkembang dan diterima semua orang.

Pejuang-pejuang muda sekarang jangan isti'jal [gopoh nak menang] dengan melihat matlamat Putrajaya semata-mata, tapi biarlah kemenangan itu menjadi wasilah mendapat keredhaan Allah"- Ustaz Nik Zawawi SU Dewan Ulamak PAS Pusat


Photo: Aku rindu bangat

Jangan masuk PAS kalau anda cari dunia. Jangan panggil diri anda pejuang Islam kalau anda nak manusia puji anda. Anda jangan perasan macam anda ulama kalau perjuangan anda hanya setakat serban, jubah dan kopiah”.“PAS bukan untuk orang yang buru dunia. PAS adalah untuk orang yang buru akhirat. Hidup mulia atau mati syahid. Mati beriman. Hidup bermaruah. Minta ampun dengan Allah Ta’ala kalau ada buat dosa tapi jangan putus asa dengan Allah Ta’ala”. -Almarhum Ust Fadzil Nor (Mantan Presiden PAS)

Read More

Monday, 10 June 2013

DBKL Bikin Hati Panas Tolak Blackout 505 - Majlis Olimpik Malaysia sudah menempah tempat itu sejak tahun lalu lagi...

Isnin, 10 Jun 2013
Relak...
Majlis Olimpik Malaysia sudah menempah tempat itu sejak tahun lalu lagi...
Dewan Bandaraya Kuala Lumpur (DBKL) menolak permohonan Pakatan Rakyat untuk mengadakan perhimpunan mempertikaikan keputusan pilihan raya Black 505 di Padang Merbok pada 22 Jun ini.

Datuk Bandar Ahmad Phesal Talib sebaliknya mencadangkan pembangkang mengadakan perhimpunan itu di tempat tertutup seperti stadium.
Datuk Bandar Kuala Lumpur Ahmad Phesal
Beliau juga berkata akan membantu Pakatan mencari tempat yang sesuai seperti perhimpunan yang diadakan di Selangor sebelum ini.
Perhimpunan pertama Pakatan sebelum ini diadakan di Stadium Kelana Jaya.
Bercakap dalam sidang media hari ini, Ahmad Phesal, keputusan menolak permohonan itu dibuat antaranya kerana Majlis Olimpik Malaysia sudah menempah tempat itu sejak tahun lalu lagi untuk acara mereka pada 23 Jun.
Justeru, mereka harus membuat persediaan logistik sehari sebelum itu.
PEN BURUK. 
Bikin Panas...


Buletin Pakatan Rakyat
Read More

Friday, 24 May 2013

Gatai mulut gi puji, tapi PAS buat petisyen bantahan buat apa?

Sabtu, 25 Mei 2013


Dewan Ulama PAS masih kolot, apasal?

Tulah, gatai mulut sangat apasal? Dah tahu akhbar musuh akan spin, gi buat cerita kat depa sapa suruh?

Ketua Dewan Ulamak PAS Pusat, Tuan Guru Dato' Hj Harun Taib kesal dengan tajuk yang diletakkan oleh Berita Harian yang bertarikh 24hb Mei 2013 ( Hari Jumaat) yang bertajuk : "Ahli PAS ditegah sertai perhimpunan" yang tidak menepati maksud asal ketika wakil wartawan akhbar tersebut menghubungi beliau baru-baru ini. 


Menurutnya lagi, "Perkataan ditegah tidak menggambarkan perkataan yang tepat. Apa yang beliau tegaskan ialah beliau menasihati agar ahli PAS melakukan kerja kerja yang lebih memberi manfaat dalam usaha memperkasakan parti serta menarik sokongan baru rakyat untuk berhadapan pilihanraya yang akan datang."

Kalau diselusuri kenyataan Harun Taib, mungkin beliau bersetuju kalau perkataan yang digunakannya ialah 'Ahli PAS TIDAK DIGALAKAN sertai perhimpunan'  atau mana yang lebih dipersetujui oleh Harun Taib ~ 'Ahli PAS TIDAK DITEGAH sertai perhimpunan'

Dua tajuk cadangan saya itu mempunyai implikasi yang berbeza.Aku berani jamin, Harun Taib tidak setuju dengan tajuk ~ 'Ahli PAS TIDAK DITEGAH sertai perhimpunan' Itu persepsi aku ...Memang aku pun gatai mulut !

Geli hati pula bila dia kata 'kesal'...Adooi....Tak kan selama ini dia tak tahu peel akhbar musuh yang kerjanya selalu spin kenyataan korang?

Tak gatai mulutkah bila pi cakap, "Saya tidak berminat menyertai perhimpunan itu, kalau ikut pandangan saya, ahli PAS tidak perlu hadir perhimpunan itu kerana ia tidak memberi kekuatan kepada parti" (Orang tak ajak ko pergi ke perhimpunan tu pun....orang faham ko tak berapa sihat dan pakai kerusi roda...)

Orang dok kutuk dan bantah kelaku SPR yang bacul dengan penipuan 505, dia pi puji pula apasal?

" Keputusan yang dibuat oleh 13.1 juta pengundi pada pilihanraya umum lalu, perlu diterima dengan hati yang terbuka. Suruhanjaya Pilihan Raya (SPR) berjaya mengurus perjalanan pilihan raya dengan baik" begitulah yang ditulis akhbar musuh. Lihat diatas tu yang dalam kotak merah.

Gatai mulut gi puji, tapi PAS buat petisyen bantahan buat apa?

Harun Taib jangan sekadar buat penafian.Kalau laporan akbar itu fitnah, pergi buat report polis dan saman.Apa guna PAS ada Asmuni Awi dan Hanifah Maidin?

Sepatutnya, pada fikiran aku lah, kalau Harun tak setuju dengan cara orang muda buat protes BLACK OUT 505 tu, sebagai Ketua Dewan Ulama, buatlah cara yang mungkin lebih Islamik.

Bukankah lebih bermakna sekiranya Dewan Ulama menganjurkan perhimpunan munajat ~ minta tuntutan petisyen yang Pakatan buat tu  Allah kabulkan.

Buatlah di seluruh negara sebagaimana perhimpunan BLACK OUT 505 buat.Jangan sekadar suruh ahli-ahli buat sendiri-sendiri kat surau-surau atau di markas masing-masing.

Tapi aku pujilah Dewan Pemuda PAS AJK PAS Pusat yang kini menyokong Himpunan Black Out 505 yang akan diadakan di Amcorp Mall , petang esok, 25 Mei (Sabtu) Kenyataannya lihat di sini 

Kami ahli-ahli dan penyokong PAS semua gembira diatas perubahan tersebut walaupun Dewan Ulama'nya masih dalam kolot.

Cuma nak mengingatkan, jangan pula nak hijack program yang ditaja oleh 60 NGO dan SMMM # Suara Rakyat 505...

Catatan Oleh alhusseyn pada 12:00 am

Read More

Sunday, 19 May 2013

Video TVPas SEORANG ANAK MELAYU DITANGKAP & Operasi tangkapan halang Himpunan Blackout 505 - Bekas Pegawai Kanan Tun Mahathir

Ahad, 19 Mei 2013
Video TVPas
KERAJAAN BN TERCUNGAP, SEORANG ANAK MELAYU DITANGKAP!

Dalam keadaan kabinet DS Najib yang haru+biru ini ditambah dengan kekantoian DS Najib melakukan Mesyuarat Kabinet haram maka tekanan terus menekan Kerajaan tak seimbang ini dengan tindakan Menterinya seolah melepaskan geram atas keputusan yang lebih teruk dari zaman Pak Lah PRU12 ke atas rakyat yang sedar demokrasi.
SEBELUM INI RAMAI PENYOKONG,PENDOKONG DAN BLOGGER PENJILAT UMNO/BN MENGELUARKAN KENYATAAN RASIS ,KENYATAAN BERBAUR UGUTAN SAMPAI INGIN MEMBUNUH TIDAK DIAMBIL TINDAKAN BERAT OLEH PIHAK KESELAMATAN MALAH ADA BLOG YANG SEBEGINI TELAH MENJADI RUJUKAN PDRM.
JADI NAMPAK SANGAT 'DOUBLE STANDAR' ATAU SIKAP PILIH BULU BERLAKU DALAM KERAJAAN BN YANG DIKATAKAN MENDAHULUI RAKYAT. SEMOGA MENTERI DALAM NEGERI YANG BARU INI TERUS TEGAS TAPI JANGAN PILIH BULU NANTI SEMUA JADI HAMPAS DAN HORMAT RAKYAT AKAN MELEPAS.

KUALA LUMPUR, 18 Mei – Aktivis pelajar Adam Adli Abdul Rahman telah ditahan tengahari semalam di dibawah Akta Hasutan yang dipercayai penguamnya mempunyai kaitan dengan kata-katanya dalam satu forum 13 Mei lalu.



Adam Adli, 24, dalam satu forum di Dewan Perhimpunan Cina Kuala Lumpur dan Selangor minggu ini berkata rakyat Malaysia “tidak boleh menunggu lima tahun lagi untuk menghumban Umno dan Barisan Nasional (BN)”.

“Ia seperti satu penangkapan,” kata peguam Adam Adli, Latheefa Koya kepada The Malaysian Insider semalam.

Latheefa memberitahu Adam Adli telah dibawa ke IPD Jinjang, yang merupakan pusat tahanan, serta menyatakan kebimbangan anak guamnya akan ditahan hingga esok hari.

Menteri Dalam Negeri Datuk Seri Zahid Hamidi dilaporkan berkata dalam akhbar milik Umno, Utusan Malaysia hari ini kerajaan mengambil tindakan tegas terhadap mereka yang cuba mewujudkan kekecohan di jalanan.

Rakan Adam Adli, Mandeep Singh memberitahu The Malaysian Insider rakannya itu telah ditangkap di luar rumahnya di Bangsar.

“Sebaik beliau keluar bangunan, beliau telah ditangkap serta-merta,” kata Mandeep, 27.

Pada forum 13 Mei tersebut, Adam Adli dilaporkan telah mencadangkan untuk mengadakan demonstrasi jalanan, dengan berkata: “Pilihan raya tidak akan menyingkirkan kerajaan, kuasa rakyat yang akan lakukannya”.

Pemimpin pergerakkan Asalkan Bukan Umno (ABU) juga pada forum sama berkata kerajaan hanya boleh ditumbangkan menerusi demonstrasi jalanan.

Beberapa rejim kerajaan di Timur Tengah juga telah ditumbangkan menerusi demonstrasi jalanan besar yang dikenali sebagai revolusi “Arab Spring”.

Walaubagaimanapun, Pakatan Rakyat (PR) telah menjauhkan diri daripada gesaan demonstrasi jalanan selepas keputusan Pilihan Raya 2013 meskipun mendakwa terdapat banyak penipuan berlaku.

Ketua Pembangkang Datuk Seri Anwar Ibrahim menegaskan Rabu lalu pembangkang akan kekal mengadakan perhimpunan tertutup “untuk meluahkan rasa marah” terhadap penipuan undi pada pilihan raya umum 5 Mei baru-baru ini.

Berpuluh ribu rakyat Malaysia, majoritinya anak muda berbilang bangsa telah membanjiri enam perhimpunan anjuran PR di seluruh negara selepas pilihan raya 5 Mei yang mahukan proses pilihan raya adil dan bebas.

Pengarah Komunikasi PKR Nik Nazmi Nik Ahmad baru-baru ini telah didakwa di bawah Akta Perhimpunan Aman (PAA) 2012 ekoran kegagalan memberitahu pihak polis dalam tempoh 10 hari untuk berhimpung di Stadium MBPJ, Kelana Jaya pada 8 Mei lalu.

Beliau bagaimanapun mengaku tidak bersalah.

Ahmad Zahid dipetik berkata dalam Utusan Malaysia hari ini menegaskan tidak akan berkompromi dengan pembangkang jika mereka menganjurkan bantahan jalanan untuk menumbangkan kerajaan.

Nama Adam Adli mula mendapat perhatian selepas menurunkan bendera gambar Perdana Menteri Datuk Seri Najib Razak semasa bantahan kebebasan akademik pada tahun 2011.

Beliau kemudiaan digantung daripada Universiti Perguruan Sultan Idris (UPSI) dan permohonan semakannya ke atas pengantunggan di mahkamah telah ditolak bulan lepas.

Najib pada Julai tahun lepas berkata Akta Hasutan 1948 akan dipinda dan digantikan dengan Akta Harmoni Kebangsaan.
Dicatat oleh PAS Cawangan Bukit Sentosa 2 di 9:37 AM  
Read More
Theme images by konradlew. Powered by Blogger.
SILA LAYARI
Youtube.com/brigedkibaranbendera untuk paparan video yang lain
PERINGATAN: Komentar yang diutarakan melalui laman sosial ini adalah milik peribadi akaun laman sosial ini. Segala risiko akibat komentar yang disiarkan TIDAK menjadi tanggungjawab Brigedkibaranbendera. Komentar yang disiarkan menjadi tanggungjawab pemilik akaun sendiri.

Popular Posts

© 2011 Briged Kibaran Bendera, AllRightsReserved.

Designed by ScreenWritersArena